Tampilkan postingan dengan label Chapter 1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Chapter 1. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Juni 2020

LAPORAN ANDERSON 1823 BAGIAN 4 : PERANG PADERI 2





Video bagian keempat kali ini adalah video kelanjutan dan fase akhir dari perang Paderi fase awal. Tahun 1831 Benteng pertama kaum Padri yang berada di Lintau berhasil ditaklukkan. Tuanku Lintau masih bisa meloloskan diri ke Luhak Limo puluah. Oktober 1832, Luhak limo puluah pun jatuh dalam kekuasaan Belanda, tetapi Tuanku Lintau masih bisa meloloskan diri. Pada saat dia mau menunaikan ibadah haji ditahun itu dengan berjalan kaki menuju ke Mekah, di daerah Palalawan Riau, dia hadang sepasukan Belanda dan menebas kepalanya. Tuanku Lintau meninggal dan dikebumikan disana. Banyaknya tokoh Kaum Paderi; Tuanku Lintau, Tuanku Nan Renceh, Tuanku Imam Bonjol, Tuanku Rao, Tuanku Tambisau dan lain-lain membuat perang Paderi ini menjadi perang terlama di Indonesia melawan penjajahan Belanda. Awal dari tahun 1803  hingga tahun 1837 lebih kurang sekitar 34 tahun lamanya.

Tentu perang ini membuat merosotnya perekonomian Pemerintah Hindia Belanda, begitu juga Kesultanan Siak yang akhirnya memberikan kedaulatannya kepada Hindia Belanda dalam traktat Siak 1858.

Apabila ada yang kurang pada duduk perkaranya, teman-teman bisa komentar dibawah ini untuk dapat menjadi pengetahuan bagi kita semua dan dapat meningkatkan kualitas video saya selanjutnya. Jangan lupa untuk subscribe, like, share dan tekan bel untuk informasi video lainnya. Semoga video ini dapat menambah wawasan kita ttg sejarah Pulau Sumatra. Selamat menonton dan sampai jumpa di video Tembakau Deli File selanjutnya.

Sumber
Buku:
1. Mustafa Ibrahim - Tuanku Lintau cerita Rakyat Minangkabau
2. Elizabeth E. Graves.  - Asal-usul elite Minangkabau modern: respons terhadap kolonial Belanda abad XIX/XX. Yayasan Obor Indonesia, 2007
3. H. Mahidin Said, dengan judul. Rokan Tuanku Tambusai Berjuang, cetakan pertama 1997
4. Prof.Dr. Hamka - Tuanku Rao Antara Fakta dan Khayal. Penerbit Republika
5. Mangaradja Onggang Parlindungan - Tuanku Rao.Lkis
6. Christian Dobbin - Islamic Revivalism in a Changing Peasant Economy: Central Sumatra 1784-1847 (1983)
7. Muhamad Radjab dalam bukunya Perang Paderi, (Penerbit Balai Pustaka, Jakarta, 1964 cetakan kedua)
8. MD Mansur dkk., dalam bukunya berjudul Sejarah Minangkabau (Penerbit Bharata, Jakarta, 1970)
9. S. Metron Madison - Tokoh-tokoh gerakan Padri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (2018).
10. Schadee, W. H. M - Geschiedenis van Sumatras Oostkust- Deel I 1918-1919. Ducth Book. Amsterdam : Oostkust van Sumatra-Instituut, 1918-1919.

Photography
1. Kitlv.nl
2. Tropenmuseum collectie
3. Google.com, etc

Videography Youtube
1. edhaje - Perang Padri
2. edhaje - Perang Batak

Production
1. Adobe Audition editting audio by Reza Nasution
2. VSDC Video editor & Animation by Reza NAsution
3. Script & Narasi by Reza NAsution
4. convertio.co - converting audio online
5. DeepAi.org - coloring photo


LAPORAN ANDERSON 1823 BAGIAN 3 : PERANG PADERI 1





Video bagian ketiga kali ini adalah kelanjutan dari perjanjian London. Setelah adanya pembagian wilayah antara Nusantara menjadi milik Belanda dan Melaka dan semenanjung Malaya menjadi milik Inggris. Memasuki tahun 1830, Belanda belum melakukan invasi kekuasaannya di Pulau Sumatera.

Hal ini terjadi karena Pemerintahan Hindia Belanda di Batavia mulai merasakan gejolak perlawanan dari seluruh bagian Nusantara. Perang Diponegoro di Jawa jelas membuat Belanda kewalahan. Pemasok pasukan, dana harus benar-benar diperhitungkan. Belum lagi perang saudara di Sumatera Pantai Barat, Kam Padri yang dipimpin oleh beberapa Tuanku melancarkan serangan kepada kaum adat di Minangkabau. Karena banyaknya tokoh dalam perang Padri ini yang harus diasingkan, membuat Belanda semakin pusing ditambah dengan terlalu lamanya masa perang.

Saya terus terang merasa bingung dalam menghimpun data sejarah dalam Perang Padri ini. Banyaknya refrensi dan sumber yang berbeda satu sama lain membuat pengaburan dan rancu akan sejarah ini. Sekali lagi saya di video ini hanya bersifat mendeskripsikan saja tanpa menganalisa kebenarannya. Penganalisaan kembali kepada teman-teman semua.

Apabila ada yang kurang pada duduk perkaranya, teman-teman bisa komentar dibawah ini untuk dapat menjadi pengetahuan bagi kita semua dan dapat meningkatkan kualitas video saya selanjutnya. Jangan lupa untuk subscribe, like, share dan tekan bel untuk informasi video lainnya. Semoga video ini dapat menambah wawasan kita ttg sejarah Pulau Sumatra. Selamat menonton dan sampai jumpa di video Tembakau Deli File selanjutnya.

Sumber
Buku:
1. Saleh Putuhena - Historiografi Haji Indonesia (2007)
2. Jeff Hadler - Sengketa Tiada Putus (2010)
3. Hamka - Antara Fakta Dan Khayal "Tuanku Rao" (1974)
4. Hamid Algar - Wahhabisme: Sebuah Tinjauan Kritis (2011)
5. Christian Dobbin - Islamic Revivalism in a Changing Peasant Economy: Central Sumatra 1784-1847 (1983)
6. Muhamad Radjab dalam bukunya Perang Paderi, (Penerbit Balai Pustaka, Jakarta, 1964 cetakan kedua)
7. MD Mansur dkk., dalam bukunya berjudul Sejarah Minangkabau (Penerbit Bharata, Jakarta, 1970)
8. S. Metron Madison - Tokoh-tokoh gerakan Padri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (2018).


Photography
1. Kitlv.nl
2. Tropenmuseum collectie
3. Google.com, etc

Videography
1. EDOVIRAMAPUTRA - Harimau nan Salapan#Imam Bonjol
2. edhaje - Ottoman Empire vs French Republic (Napoleon Bonaparte)/ Pangeran Diponegoro / Perang Padri
3. helmi kurniawan - Keberangkatan jamaah haji Muslim Indonesia ke Mekah Tahun 1920
4. Crido Cahyono - Padang, Bukittinggi, Payakumbuh, Singkarak Tempo Doeloe (Jaman Belanda)
5. Aie Angek City - PERANG PADERI  -  PENYEBERANGAN / Film PERANG PADERI  -  PERGURUAN

Production
1. Adobe Audition editting audio by Reza Nasution
2. VSDC Video editor & Animation by Reza NAsution
3. Script & Narasi by Reza NAsution
4. Zamzar.com - converting audio online
5. Algorithmia.com/colorize-photos - coloring photo


LAPORAN ANDERSON 1823 BAGIAN 2 : BELANDA VS INGGRIS





Video ini berisi kompilasi kumpulan photo, video hitam putih dan animasi yang berisi tentang sejarah Sumatra Pantai Timur dan Semenanjung Malaya pada awal tahun 1800. Pada video bagian 2 ini, di ceritakan tentang keadaan di perlakuan antara Belanda dan Inggris dalam membagi-bagi dan saling bertukar wiayah di Nusantara dan semenanjung Malaya.

Karena keserakahan dan ketamakan antara mereka akhirnya menimbulkan kekacauan dan diakhiri oleh beberapa kali perjanjian, seperti Konvensi London 1814 dan Anglo-Dutch Treaty 1824. Dari pembagian wilayah inilah, Pantai Timur Sumatera berada dalam genggaman Belanda, dan Semenanjung Malaya dan Malaka menjadi wilayah milik Inggris.

Apabila ada yang kurang pada duduk perkaranya, teman teman bisa komentar dibawah ini untuk dapat menjadi pengetahuan bagi kita dan dapat meningkatkan kualitas video saya selanjutnya. Jangan lupa untuk subscribe, like, share dan tekan bel untuk informasi video lainnya. Semoga video ini dapat menambah wawasan kita ttg sejarah Sumatra Timur. Selamat menonton dan sampai jumpa di video Tembakau Deli File selanjutnya.

Sumber
Buku:
1. Wan Shamsuddin – Arena Wati, Sejarah Tanah Melayu dan Sekitarnya 1400-1967, Penerbit Pustaka Antara, Kuala Lumpur, 1969, cetakan kedua, dicetak oleh MPH printing & Supply Sdn Bhd, Singapura
2. Anthony Reid, The Contest for North Sumatra: Atjeh, The Netherlands and Britain, 1858-1898.
3. etc

Photography
1. Kitlv.nl
2. Tropenmuseum collectie
3. Google.com, etc

Animasi & Videography
1. Watchmen of Georgia - The East India company conspiracy
2. Dutch Docu Channel - The Dutch East India Company (VOC), Anglo-Dutch Wars 1652-1674
3. Singapore Bicentennial - The Bicentennial Trilogy - 1819
4. Singapore Academy Corporate Management - History of Singapore by Discovery - Part 1

Production
1. Adobe Audition editting audio by Reza Nasution
2. VSDC Video editor by Reza NAsution
3. Script & Narasi by Reza NAsution
4. Zamzar.com - converting audio online
5. Algorithmia.com/colorize-photos - coloring photo

LAPORAN ANDERSON 1823 BAGIAN 1






Video ini berisi kompilasi kumpulan photo dan video B/W yang berisi tentang sejarah Sumatra Pantai Timur dan Semenanjung Malaya pada sekitar tahun 1800. Dalam video ini dimuat cerita ttg kesimpulan perjalanan seorang Agen dan penulis diplomatik The East India Company asal Skotlandia bernama John Anderson, yang ditugaskan oleh Governor Straits Settlemants British Raya di Penang pada tahun 1823 untuk melakukan survey ttg keadaan dan situasi yang ada di Pantai Timur Sumatra.

Saya tidak menjabarkan jurnal perjalan John Anderson, teman teman bisa mendapatkannya dari buku John Anderson, Mission to East Coast of Sumatera in 1823, Kuala Lumpur/ Singapore/New York/London:  Oxford University Press, 1971 dan sebagai tambahan saya menggunakan buku Karl J. Pelzer, Toean Keboen Dan Petani Kolonial dan Perjuangan Agraria di Sumatra Timur 1863 - 1947, Penerbit Sinar Harapan, Jakarta, 1985, Cetakan Pertama Dicetak oleh : CV. Muliasari dan beberapa informasi lainnya.

Apabila ada yang kurang pada duduk perkaranya, teman teman bisa komentar dibawah ini untuk dapat menjadi pengetahuan bagi kita dan dapat meningkatkan kualitas video saya selanjutnya. Jangan lupa untuk subscribe, like, share dan tekan bel untuk informasi video lainnya. Semoga video ini dapat menambah wawasan kita ttg sejarah Sumatra Timur. Selamat menonton dan sampai jumpa di video Tembakau Deli File selanjutnya.

Sumber
Buku:
1. John Anderson, Mission to East Coast of Sumatera in 1823, Kuala Lumpur/ Singapore/New York/London:  Oxford University Press, 1971.
2. Karl J. Pelzer, Toean Keboen Dan Petani Kolonial dan Perjuangan Agraria di Sumatra Timur 1863 - 1947, Penerbit Sinar Harapan, Jakarta, 1985, Cetakan Pertama Dicetak oleh : CV. Muliasari.
3. etc

Photography
1. Kitlv.nl
2. Tropenmuseum collectie
3. Google.com, etc

Videography
1. foo taftazani - Babu Mina, Tanah Batak, Belawan dan Borneo (1915 - 1925)
2. Eye Filmmuseum - Het passarleven in Nederlandsch Oost-Indië
3. Omak Kau Abah Den - Historical Penang
4. MichaelRogge - Indonesia, Jakarta and Medan in 1948
5. MichaelRogge - Malaysia, Penang in 1932 (Orang Asli)
6. Penn Museum - Penang 1930
7. travelfilmarchive - The Battak of Sumatra (1929)
8. Lazardi Wong Jogja - Sejarah Sumatra (75.000 SM - 2017 M)

Production
1. Adobe Audition editting audio by Reza Nasution
2. VSDC Video editor by Reza NAsution
3. Script & Narasi by Reza NAsution
4. Zamzar.com - converting audio online
5. Algorithmia.com/colorize-photos - coloring photo

Translate